Home » » POWER OF LOVE DALAM CAHAYA RAMADHAN

POWER OF LOVE DALAM CAHAYA RAMADHAN

Post By KUMPULAN KUNCI JAWABAN LENGKAP on Jumat, 15 Agustus 2014 | 09.02

HIKMAH, Ibadah puasa Ramahan ,yang merupakan rukun islam ke 4 adalah bagian dari "media pelatihan" bagi para hamba tuk menigkatkan "power cintanya" pada Sang Maha Cinta ....

Power cinta , melahirkan ketundukan & ketaatan atas segala perintahNya dengan penuh rasa ihlas dan pasrah .. 

Menahan lapar dari rayu-goda segala bentuk makanan sesuai waktu yang ditentukan adalah sebentuk teori ato "syare'at berpuasa" .

Adapun kesejatian ato "hakikat puasa" adalah : "penguasaan diri" dari segala rayu-goda pesona gelimang hartawy , untuk menumbuhkan sikap salingkasih dan berbagi pada sesama ~

Juga penguasaan diri dari seluruh rayuan "hawa-nafsu" yang sering ber-operasi lewat "jendela fisik", yakni mata , mulut , hidung , tangan dan kaki ...Semisal : menahan diri dari marah , ber-prasangka buruk , panjang tangan ato korupsi , suap dll ...

Keutuhan cinta padaNya adalah ketika antara syare'at dan hakekat dari seluruh bentuk ibadah padaNya telah berpadu-satu yang membentuk "ahlaqul-karimah" . Yakni ber-ahlaq pada Allah dan ber-ahlaq pada sesama , juga pada alam .

Itulah nilai-nilai "mutiara hikmah keagamaan" yang sejatinya di harapkan dan dirindukan oleh baginda Rasul Muhammad saw untuk di tebarkan ke seluruh alam-raya ....

So , jika efek atau hakekat puasa Ramadhan belum hadir mengiringi kita di setiap perilaku keseharian , bisa di simpulkan , bawa "pesan moral" yang di damba oleh Rasul belum pernah di bumikan ...Mana bisa dikatakan cinta Rasul ?

Padahal ? Cinta pada Rasul adalah manifestasi dan pembuktian cinta kita pada Allah Sang khaliqu'alam .......

Allahu a'lam
By : Hamory
Kudus 29juni2014~
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : AL HIKMAH | BERITA TERKINI | AL HIKMAH
Copyright © 2013. AL HIKMAH - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger