Home » » Islam Sebagai Cahaya Ditengah Gulita Peradaban

Islam Sebagai Cahaya Ditengah Gulita Peradaban

Post By KUMPULAN KUNCI JAWABAN LENGKAP on Selasa, 10 Desember 2013 | 09.48

HIKMAH, Islam dikenal sebagai agama yg senantiasa "uptodate" dan selaras dg segala bentuk pekembangan zaman . Bisa dikatakan , bhw karakteristik islam senantiasa dapat meruang dan mewaktu . Pun juga dikenal sbg agama fitrah . Yakni agama yg sesuai dg fitrah kedirian manusia . Sbb memang diperuntukkan bagi manusia sesuai kapasitasnya sebagai khalifah bumi dan alam(khalifah) .

Begitu indah watak dan karakteristik islam . Kalimat "selaras dg segala zaman" bukan berarti ketika peradaban sedang hancur lalu islam ikut serta , tidak begitu . Akan tatapi , justru islam dapat hadir memberi solusi dan jawaban atas segala problematika yg tengah terjadi . Dg kata lain , Islam senantiasa mampu menebarkan cahaya , disaat gulita tengah melanda sbuah peradaban .

Pertanyaannya kemudian adalah : Siapakah yg diberi mandat tuk menyajikan cahaya islam? Jawabannya ,tentu "orang muslim" . Lalu kwalitas muslim seperti apa yg bisa dikatakan mampu menebarkan cahaya islam kesegala penjuru dunia ? Jawabannya , tentu individu2 muslim yg benar2 memahami alqur'an dan sunnah scr konprehensif , kaffah ato maknawiyyah . Sbb, pemahaman yg sepenggal2 ato belum pada tataran maknawi , justru menjadikan perjalanan islam stagnan ( untuk tidak mengatakan "terpuruk" dan berkesan "sangar") .


Akan tetapi , sepandai apa pun kita menghindar , realitas dan fakata tidak bisa di sembunyikan , bhw pd abad kekinian , dunia islam(muslim) memang tengah berada pd titik kulminasi "kejumudan" dan kebekuan polafikir , yg berimplikasi pd sikap dan perilaku yg semakin menjauh dari konsepsi islam ttg "cerdas fikir dan hati", shgg menggiring kita slalu kalah dan kalah dlm "dunia vestival" politik , ekonomi , sosial , hukum dan budaya .

Dlm konteks taqdir yg bersifat ihtiariyyah(mu'allaq) , dimana setiap manusia diberi hak untuk milih antara maju dan tidak , ternyata ummat islam kini sedang milih taqdir tidak maju . Sbb, logikanya jika ingin maju tentu kita mau kompak dan bersatu . Sedang semua tlah tahu, burung2 dan langit pun tahu, bhw PERSATUAN adlh kunci KESUKSESAN . Tapi dikatakan bhw mereka sdg berada dlm "pilihan tidak maju" tentu tidak mau to ? . Repot memang . Begitulah jika penyakit "apriori" sdg mengrogoti jiwa .

So? Apa pun hebatnya konsepsi islam , jika THE MAN BEHIND ISLAM alias pemeluknya tidak berupaya menyelaraskan nilai2 maknawiyyahnya ato substansialnya , maka nasib dan taqdir dunia islam(muslim) akan tetap dalam pusaran "kekalahan" , yg akan terus menjadi bola pingpong oleh para lawan2nya . Benar juga statemen dr Moh Abduh : cahaya islam sedang terhalang oleh ummat islam sendiri . Allahu a'lam .

(Refleksi)

Kudus 10 des 2013~

By : Hamory Hasan Makmoery
Grup : AL HIKMAH

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : AL HIKMAH | BERITA TERKINI | AL HIKMAH
Copyright © 2013. AL HIKMAH - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger